Sabtu, 12 Maret 2011

Ilmu Budaya Dasar (Manusia dan Penderitaan)

Pengertian penderitaan

Derita adalah menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat dirasakan lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya penderitaan tersebut. Penderitaan yang dianggap derita oleh seseorang belum tentu juga derita bagi orang lain. Bahkan, bisa saja penderitaan seseorang adalah kebahagiaan untuk orang lain. Masyarakat sering menyebutnya Laugh In The Middle Of Sickness.

Akibat penderitaan

Penderitaan berakibat macam-macam. Ada yang positif ada pula yang negatif. Contoh akibat yang positif misalnya seseorang yang telah merasakan penderitaan justru mendapatkan hikmah besar dibalik penderitaan tersebut. Dan contoh negatifnya adalah justru orang yang merasakan penderitaan mengalami kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.

Siksaan

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan rohani. Akibat yang ditimbulkan dari siksaan seseorang adalah penderitaan. Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Kekalutan Mental

Kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan jiwa akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secra kurang wajar.

Penderitaan dan Sebab-sebabnya

Ada banyak sebab-sebab yang ditimbulkan karena penderitaan. Diantaranya :

  • Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia

Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapa terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

  • Penderitaan yang timbul karena penyakit / azab Tuhan

Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit / azab Tuhan. Namun, kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

Pengaruh Penderitaan

Pengaruh penderitaan ada 2 yaitu berupa sikap positif dan sikap negatif. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah.

Sumber :

Ilmu Budaya Dasar (Manusia dan Keindahan)

MANUSIA DAN KEINDAHAN

Kehidupan mns dari zaman ke zaman tak terpisahkan dari keindahan.

Manusia pada umumnya senang pada sesuatu yg indah & baik.

Keindahan alam adalah “ keharmonisan yg menakjubkan dari hukum2 alam ”, yg dibukakan unt mereka yg mempunyai kemampuan unt menerimanya.

Keindahan seni adalah keindahan buatan mns / hasil ciptaan mns yaitu buatan seseorang yg mempunyai bakat unt menciptakan sesuatu yg indah.

Keindahan sbg Nilai Hakiki

Sejak zaman Yunani Kuno keindahan telah dipandang sbg nilai hakiki dlm kehidupan mns. Sbg nilai, keindahan sesuatu yg abstrak. Sesuatu itu disebut indah krn memp daya pesona. Melalui media / obyek tertentu mns bisa mangalami apa yg disebut keindahan. Jadi keindahanpun berkaitan erat dg daya2 intelektif / kesadaran mns.

Keindahan & Moralitas

Penting unt ditandaskan bahwa keindahan & moralitas itu berkaitan erat satu sama lain. Keindahan yg terlepas dari moralitas justru bisa merusak kehidupan mns itu sendiri. Krn terlepas dari moralitas, org cenderung unt tdk mempersoalkan lagi mana yg baik & mana yg buruk bagi mns. Dg demikian org akan mudah membuat segala macam rasionalisasi, pembenaran diri demi nikmatnya suatu keindahan. Artinya kebaikan bagi org lain bisa dikorbankan demi kenikmatan keindahan

Estetika

adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya, filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa

Perasan keindahan (Sensibilitas Estetis)

Melalui panca indra manusia dapat merasakan sesuatu. Apabila manusia merasakan akan sesuatu itu menyenangkan dan sebagainya timbul perasaan puas. Rasa kepuasan itu lahir setelah perasaan keindahan yang ada pada setiap orang itu bangkit.

Keindahan dalam Hidup

Dibutuhkan manusia agar hidup yang dijalaninya menjadi indah sentosa.

Manusia dan keindahan tidak bisa dipisahkan karena keduanya berkaitan satu sama lain.

Unsur emosional / perasaan yang menyenangkan pada mns, yang ditimbulkan dari unsur-unsur karya, bersifat apresiatif, membangkitkan kekaguman dan penghargaan.

Konsep tentang "keindahan" yaitu :

  1. Konsep Obyektif

Keindahan obyektif adalah keindahan yang memang ada pada obyeknya, yang diharuskan menerima sebagaimana mestinya.

  1. Konsep Subyektif

Keindahan subjektif adalah keindahan yang biasanya ditinjau dari segi subyek yang diharuskan menghayatinya.

Keindahan Seni

Pengertian keindahan sering mengacaukan pengertian tentang seni, karena sering keindahan itu disamakan begitu saja dengan seni,jadi berbauran saja tanpa batas.

Yang dapat dikatakan keindahan seni (keindahan artistik) ialah keindahan yang dapat diciptakan manusia.

Ada 2 hal dalam penilaian keindahan suatu karya :

  1. The beauty : diakui banyak pihak memenuhi standar keindahan.
  2. The Uggly : oleh masyarakat banyak biasanya dinilai buruk (tidak memenuhi standar keindahan), namun jika dipandang dari banyak hal ternyata memperlihatkan keindahan

Keindahan dan kebaikan komparatif

Kebaikan merupakan sesuatu yang muncul dari hasil komparasi (perbandingan) dengan yang lainnya, yang kemudian muncul sebab akibat.

Kebaikan dan keindahan karena hukum kausalitas

Manusia harus bisa menentukan mana yang baik dan yang buruk sesuai dengan sebab dan akibat yang ditimbulkannya

Inner Beauty

Kekuatan kecantikan/ keindahan yang muncul dari dalam hati nurani Inner beauty dapat diukur dari :

  1. Kerelaan untuk membantu orang lain.
  2. Kerendahan hati
  3. Kesabaran
  4. Keimanan terhadap Tuhan YME

Upaya Membangkitkan inner beauty :

  1. Percaya diri
  2. Memancarkan kecantikan
  3. Perilaku jujur
  4. Perilaku terbuka
  5. Perilaku Pemaaf
  6. Perilaku Bersih
  7. Perilaku Bijaksana
  8. Perilaku Lembut
  9. Ramah dan Sopan
  10. Bersemangat

Apakah keindahan(kecantikan) fisik itu penting?

Ya, memang jelas penting.

FAKTA :

Banyak orang yang dalam keseharian berusaha untuk membuat dirinya tampil lebih menarik dengan hanya memperdulikan apa yang tampak dari luar saja agar terlihat lebih cantik, ganteng atau terlihat lebih indah, tp tdk mengindahkan agama.

  1. Memakai susuk
  2. Operasi plastik
  3. Pemakaian(suntik) silikon
  4. Sedot lemak, dll.

PERANAN AGAMA

Disini peran agama terlihat bahwa didalam agama dikatakan, berbuatlah baik dan indah dalam arti yang sebenarnya yaitu keindahan yang muncul karena tdk bertentangan dg peraturan agama

Jumat, 04 Maret 2011

Kekerasan Dalam Pacaran

Setelah menonton film tersebut sangat terlihat jelas bahwa kekerasan selalu terjadi di sekitar kita, yang kita sadari maupun tidak. Apa yang dimakud dengan Kekerasan Dalam Pacaran adalah suatu tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi di depan umum atau dalam kehidupan pribadi.

Pada umumnya, sangat sedikit masyarakat yang tahu adanya kekerasan yang terjadi dalam pacaran, karena sebagian besar menganggap bahwa masa pacaran adalah masa yang penuh dengan hal-hal yang indah. Ini adalah salah satu bentuk ketidaktahuan masyarakat akibat kurangnya informasi dan data dari laporan korban mengenai kekerasan tersebut.

Kekerasan Dalam Pacaran yang sebagian besar korbannya adalah perempuan ini sering diakibatkan adanya ketimpangan antara laki-laki dan perempuan yang dianut oleh masyarakat luas pada umumnya.

Perempuan menurut pandangan laki-laki biasanya dianggap sebagai makhluk yang lemah, penurut, pasif, sehingga menjadi alasan utama terjadinya perlakuan yang semena-mena.

Kekerasan Dalam Pacaran yang sering terjadi biasanya terdiri atas beberapa jenis misalnya serangan fisik, mental, ekonomi, psikologis dan seksual. Secara rinci adalah sebagai berikut:

· Dari segi fisik misalnya memukul, menendang, ataupun mencubit, untuk segi mental biasanya, cemburu yang berlebihan, pemaksaan, dan perlakuan kasar di depan umum,” katanya.

· Dari segi ekonomi, kekerasan juga bisa terjadi. Misalnya, ada pasangan yang sering meminjam uang atau barang tanpa pernah mengembalikan.

· Dari segi psikologis misalnya bila pacarmu suka menghina kamu, selalu menilai kelebihan orang lain tanpa melihat kelebihan kamu, , cemburu yang berlebihan dan lain sebagainya

· Dari segi seksual adalah pasangan yang memaksa pasangannya untuk melakukan hubungan seksual, pemerkosaan dlsb.

Menghadapi Kekerasan Dalam Pacaran seringkali lebih sulit bagi kita, karena anggapan bahwa orang pacaran pasti didasari perasaan cinta, simpati, sayang dan perasaan perasaan lain yang positif. Sehingga kalau pacar kita marah marah dan membentak atau menampar kita, kita pikir karena dia memang lagi capek, lagi kesel, bad mood atau mungkin karena kesalahan kita sendiri, sehingga dia marah.

Hal klasik yang sering mucul dalam kasus Kekerasan Dalam Pacaran adalah perasaan menyalahkan diri sendiri dan merasa “pantas” diperlakukan seperti itu. Pikiran seperti “ah mungkin karena saya memang kurang cantik, sehingga dia sebel”, atau “ mungkin karena saya kurang perhatian sama dia” , “ mungkin karena saya kurang sabar” dan lain lain, sehingga dia jadi “ketagihan” merendahkan dan melakukan terus kekerasan terhadap pasangannya.

Kesimpulannya setelah kita menonton film tersebut kita harus mewaspadai bibit-bibit kekerasan yang terjadi dalam sebuah hubungan, sehingga apabila bibit tersebut mulai terlihat, maka kita mampu mengambil sikap yang tegas.

Dan semua kembali lagi kepada individu yang mengalami kekerasan dalam pacaran atau yang melakukan kekerasan dalam pacaran untuk merubah dirinya dan lebih berpikir jernih umtuk menyikapinya.

Referensi :

  • Film Ilmu Budaya Dasar - Cinta (yang diputar pada hari Rabu 2 Maret 2011)
  • http://www.antaranews.com/berita/1282318658/psikolog-remaja-perlu-waspadai-kekerasan-dalam-pacaran