Minggu, 20 Februari 2011

Ilmu Budaya Dasar

NILAI - NILAI ILMU BUDAYA DASAR PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI


Pelaksanaan Dan Pengembangan Iptek Di Indonesia

Peradaban bangsa dan masyarakat dunia di masa depan sudah dipahami dan disadari akan berhadapan dengan situasi serba kompleks dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan, sebut saja antara lain; cloning, cosmology, cryonics, cyberneties, exobiology, genetic, engineering dan nanotechnology. Cabang-cabang IPTEK itu telah memunculkan berbagai perkembangan yang sangat cepat dengan implikasi yang menguntungkan bagi manusia atau sebaliknya Untuk mendayagunakan Iptek diperlukan nilai-nilai luhur agar dapat dipertanggungjawabkan. Rumusan 4 (empat) nilai luhur pembangunan Iptek Nasional, yaitu :
* penerapan Iptek harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral, lingkungan, finansial, bahkan dampak politis
* pembangunan Iptek memberikan solusi strategis dan jangka panjang, tetapi taktis dimasa kini, tidak bersifat sektoral dan tidak hanya memberi implikasi terbatas.
* berorientasi pada segala sesuatu yang baru, dan memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya untuk memproduksi inovasi baru dalam upaya inovatif untuk meningkatkan produktifitas.
* keseluruhan tahapan pembangunan Iptek mulai dari fase inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, implikasi pada bangsa harus baik, yang terbaik atau berusaha menuju yang terbaik.


Dampak Dari Iptek Terhadap Kehidupan Manusia

Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah masalah kemanusiaan. Dampak positif dan dampak negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang:

Bidang informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet
b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone. Dll

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu


Kesimpulan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasiinovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia


Sumber : Asis Gande, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo

Minggu, 09 Januari 2011

WBS

WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Wok Breakdown Structure.

Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :

• Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.

• WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.

ManfaatWork Breakdown Structure (WBS)

  1. Mengurangi kompleksitas
  2. Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
  3. Estimasi Biaya (Cost Estimation)
  4. Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
  5. Perencanaan manajemen Risiko
  6. (Risk Management Planning)
  7. Identifikasi aktivitas(Activity Definition)

CONTOH YANG DIAMBIL DARI PI SAYA IALAH::

Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut :

  1. Metode Pengumpulan Data : pengumpulan informasi melalui internet yang mencakup semua materi yang dibutuhkan
  2. Metode Perancangan Web : Merancang aplikasi dengan cara membuat struktur navigasi, tampilan rancangan. dan pembuatan aplikasi pengenalan dengan flash professional
  3. Tahap Implementasi menampilkan semua Fasilitas pada setiap halaman aplikasi ke web

Perangkat utama yang digunakan :

  • software animasi flash
  • web browser
  • web server

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem

TUJUAN pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan
Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :

  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Tugas Kontrol CBIS

Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi.

Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.

AREA PENGONTROLAN CBIS

* Kontrol Proses Pengembangan

Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.

Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :

  1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
  2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
  3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
  4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
  5. 5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima,
  6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
  7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.

Kontrol Disain Sistem

Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

– Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;

  1. Permulaan dokumen sumber
  2. Kewenangan
  3. Pembuatan input computer
  4. Penanganan kesalahan
  5. Penyimpanan dokumen sumber

- Entri Transaksi (Transaction Entry)

Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :

  1. Entri data
  2. Verifikasi data
  3. Penanganan kesalahan
  4. Penyeimbangan batch

- Komunikasi Data (Data Communication)

Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :

  1. Kontrol pengiriman pesan
  2. Kontrol saluran (channel) komunikasi
  3. Kontrol penerimaan pesan
  4. Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh

- Pemrosesan Komputer (Computer Processing)

Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :

  1. Penanganan data
  2. Penanganan kesalahan
  3. Database dan perpustakaan software

Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)

Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari

  1. Kata kunci (Password)
  2. Direktori pemakai (User Directory)
  3. Direktori elemen data (Field Directory)
  4. Enkripsi (Encryption)

- Output Komputer (Computer Output)

Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :

  1. Penyeimbangan operasi komputer
  2. Distribusi
  3. Penyeimbangan departemen pemakai
  4. Penanganan kesalahan
  5. Penyimpanan record

* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.

Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :

1. Struktur organisasional

1. Kontrol perpustakaan
2. Pemeliharaan peralatan
3. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
4. Perencanaan disaster, meliputi area :

- Rencana keadaan darurat (emergency plan)

- Rencana back-up (backup plan)

- Rencana record penting (vital record plan)

- Rencana recovery (recovery plan)

Metode Mendapatkan Dan Memelihara Kontrol

Manajemen dapat melakukan kontrol dengan tiga cara, yaitu :

- Manajemen dapat melakukan kontrol langsung, yaitu mengevaluasi kemajuan dan penampilan, dan menentukan tindakan koreksi apa yang harus dilakukan

- Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.

- Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenan dengan proyeknya melalui pihak ketiga.

Keamanan Sistem

Definisi Keamanan

Adalah proteksi perlindungan atas sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia. Kemanan terhadap sumber konseptual meliputi data dan informasi

Tujuan-tujuan Keamanan ; dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :

1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.

2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.

3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :

1. Indentifikasi User.

2. Pembuktian Keaslian User.

3. Otorisasi User.

Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi

Strategi yang paling banyak dimanfaatkan adalah :

1. Strategi Konsolidasi, dapat diikuti dengan mengurangi jumlah lokasi sumber daya informasi yang terpisah. Alasannya adalah sejumlah kecil pemusatan sumber daya yang besar dapat beroperasi lebih efisien dari pada banyak pemusatan sumber daya yang kecil.

2. Downsizing, adalah transfer berbagai aplikasi berbasis komputer perusahaan dari konfigurasi peralatan besar, seperti mainframe ke platform yang lebih kecil seperti komputer mini. Dalam beberapa kasus, platform yang lebih kecil tetap berada dalam IS, dan dalam kasus lain ditempatkan di area pemakai. Pemindahan ke sistem yang kurang mahal tetapi penuh daya ini disebut Smartsizing. Keuntungan downsizing : sistem yang user friendly.

3. Outsourcing, ukuran pemotongan biaya yang dapat berdampak lebih besar bagi IS dari pada downsizing adalah outsourcing. Outsourcing adalah mengkontrakkan keluar semua atau sebagian operasi komputer perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan.

Jasa-jasa yang ditawarkan Outsourcers mencakup :

  • Entry data dan pengolahan sederhana.
  • Kontrak pemrograman.
  • Manajemen fasilitas, operasi lengkap dari suatu pusat komputer.
  • Integrasi sistem, adalah kinerja semua tugas-tugas siklus hidup pengembangan sistem.
  • Dukungan operasi untuk pemeliharaan, pelayanan atau pemulihan dari bencana.

sumber :

  • http://santiw.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2942/KEAMANAN+DAN+KONTROL2.doc

Sabtu, 08 Januari 2011

Ilmu Sosial Dasar


Ilmu pengetahuan dapat dikelompokan melalui beberapa cara. Secara umum ilmu pengetahuan dikelompokan menjadi tiga yaitu
  1. ilmu pengetahuan alam
  2. ilmu pengetahuan sosial, dan
  3. ilmu pengetahuan budaya atau lebih umum disebut ilmu pengetahuan humaniora.
Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar sebagai matakuliah dasar umum yang wajib diambil oleh mahasiswa di samping matakuliah dasar umum lainnya seperti Agama, Pancasila, dan Kewiraan. Matakuliah Ilmu Sosial Dasar bukanlah merupakan suatu disiplin ilmu tetapi lebih merupakan kajian yang sifatnya multi atau interdisipliner. Ilmu Sosial Dasar diajarkan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum kepada mahasiswa tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial yang terjadi di sekitamya. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sosialnya. Dengan kepekaan sosial yang dimilikinya, mahasiswa diharapkan memiliki kepedulian sosial dalam menerapkan ilmunya di masyarakat.

Minggu, 17 Oktober 2010

Komputer Mempengaruhi Hidup Kita

Komputer

Sejak awal kehidupan manusia, kita sebagai manusia selalu berusaha untuk memperoleh mesin atau alat untuk membuat hidup kita lebih mudah. Sebelum komputer ditemukan tahun 1822, orang-orang melakukan membosankan, tugas yang berulang yang sekarang kita anggap biasa. Komputer, mesin kompleks modern, sekarang accomplishes hal yang kita tidak pernah berpikir mungkin. Komputer, secara umum, memiliki banyak manfaat karena mereka memberikan hiburan, membantu fungsi kota-kota modern, di atas semua, membuat tugas yang paling menjengkelkan dan biasa sangat sederhana.

Salah satu aspek yang paling tidak penting komputer adalah bahwa hal itu memberikan hiburan, namun ini adalah satu-satunya alasan mengapa banyak orang membeli komputer. Gaming dan industri hiburan telah menjadi sangat besar di dunia, produk yang mereka jual berkisar dari game shareware dengan darah orang dewasa dan gore. Sebagai contoh, seri 3D-shooter, Quake, telah terjual jutaan kopi dan pada dasarnya semua orang di dunia telah melihat atau memainkannya. Industri hiburan tidak hanya memberikan hiburan game tetapi juga berkontribusi belajar program, untuk anak-anak dan orang dewasa, untuk membantu individu unggul dalam bidang masalah tertentu. Selain itu, komputer juga juga mampu pelatihan pribadi militer dalam lingkungan virtual reality. Contoh dari hal ini adalah militer AS dan Kanada, mereka tentara melatih kedua dan pilot dengan cara perang menggunakan komputer teknologi tinggi dan peralatan virtual reality. Untuk jumlah, hiburan di komputer mungkin tidak penting tapi tidak memuaskan juta orang di seluruh dunia.

Kota-kota seperti yang kita kenal mereka hari ini tidak akan ada jika bukan karena bantuan komputer. Di kota modern ratusan item di bawah kontrol oleh komputer dan kebanyakan dari mereka kita terima. Misalnya, lampu lalu lintas di semua persimpangan dikendalikan oleh komputer dan kadang-kadang bahkan dengan dukungan sensor bawah tanah. Tanpa komputer seluruh jaringan listrik akan gagal dan semua penduduk moderen dunia akan menjadi tanpa ...

Selasa, 08 Juni 2010

KOMPUTERISASI SISTEM PEMBELIAN OBAT SECARA TUNAI PADA APOTIK KELUARGA SEHAT DEPOK

Apotik merupakan suatu badan usaha yang melakukan pelayanan obat-obatan, baik obatan khusus maupun dengan resep dari dokter dan obat bebas. Obat-obatan khusus yang di maksud adalah obat-obatan yang tidak di jual secara bebas karena beresiko tinggi dan hanya digunakan oleh kalangan tertentu saja, contohnya narkotika dan psycotropika. Sedangkan obat bebas adalah obat-obatan yang dijual secara bebas tanpa harus menggunakan resep dan tidak terlalu beresiko tinggi.

Pada saat ini sistem yang ada pada Apotik Keluarga Sehat Depok masih dilakukan secara manual, dimana didalam setiap kegiatan yang terjadi data-datanya masih di simpan di dalam arsip. Sehingga sering terjadi data yang rangkap. Hal ini menyababkan lambatnya pengolahan data dan pengolahan informasi yang di butuhkan.

Tinjauan Perusahaan

Organisasi adalah setiap sistem kerjasama yang dijalankan oleh sekelompok orang untuk tujuan tertentu dan merupakan faktor yang sangat penting didalam suatu perusahaan atau badan usaha. Apotik ini bertujuan untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Adapun tinjauan tersebut meliputi sejarah perusahaan serta struktur organisasi dan fungsi.


Sejarah Perusahaan

Apotik Keluarga Sehat Depok didirikan oleh Dra. Sri Utami Apt dan berkerjasama dengan Drs. Prianto Apt, yang terletak di JL.Tole Iskandar Ruko Perum Pondok Sukmajaya Permai Depok. Apotik Keluarga Sehat Depok didirikan pada tanggal 3 April 2006, Selain di Depok Apotik Keluarga Sehat Depok juga mempunyai cabang yang berlokasi didaerah Grogol yang bernama Dunia Medika.



Struktur Organisasi dan fungsi

Struktur organisasi dan fungsi merupakan bagan untuk memberikan kegiatan menjadi kelompok-kelompok tertentu yang secara jelas dapat diuraikan fungsi dan tugasnya.

Adapun struktur organisasi dan fungsi yang ada di Apotik Keluarga Sehat Depok adalah sebagai berikut :



Tugas dan Fungsi :

1. Pimpinan

1.1.Bertanggung jawab sepenuhnya atas perusahaan

1.2. Memberikan pengarahan atau petunjuk kepada seluruh staff dalam rangka pelaksanaan tugas.

1.3.Mengendalikan tugas dan tanggung jawab para staff.

2. Bagian Keuangan

a. Menerima, mencatat dan menyiapkan uang.

b. Melakukan penyetoran dan penarikan uang.

c. Melakukan transaksi penjualan dan pembelian

3. Bagian Gudang

a. Memberikan persetujuan tentang pengambilan barang digudang.

b. Melakukan pembelian yang dibutuhkan, bila keadaan stock barang digudang dalam keadaan sedikit atau tidak mencukupi.

c. Membuat laporan hasil penjualan dan pembelian obat.

4. Apoteker

a. Melaksanakan pengawasan kegiatan usaha yang berjalan di apotik

b. Memimpin kerja juru resep, dan asisten apoteker.

5. Juru Resep

a. Membantu menyiapkan obat yang diperlukan asisten apoteker.

b. Menyediakan dan menyimpan obat-obatan

6. Asisten Apoteker

a. Membantu kinerja apoteker.

b. Menerima resep obat, meracik atau membuat obat, memberi obat berikut cara pemakaiannya serta keterangan lain kepada konsumen.


Prosedur Sistem Berjalan

Untuk lebih memahami sistem berjalan pembelian obat Apotik Keluarga Sehat Depok penulis akan menguraikan proses pelaksanaannya yaitu sebagai berikut :

a. Proses Pemesanan Obat

Pada tahap ini yang melakukan pengecekan adalah bagian gudang, keadaan barang dapat dilihat dari data-data yang tersimpan pada daftar kartu stock, kemudian dari data tersebut akan didapatkan obat apa yang menjadi prioritas yang akan dibeli. Selanjutnya bagian gudang melakukan pembelian obat ke supplier dan menyerahkan surat pesanan pembelian obat. Dimana lembar ke satu untuk supplier, lembar ke dua diarsipkan.

b. Proses Penerimaan Obat

Prosedur ini dimulai dari supplier mengirimkan obat beserta faktur kepada bagian gudang, bagian gudang memeriksa barang atau obat yang dipesan sesuai dengan pesanan atau tidak. Setelah itu supplier menyerahkan faktur tersebut ke bagian keuangan dan faktur tersebut diarsipkan. Bagian gudang membuat TTF

(tanda terima faktur) kepada supplier yang nantinya akan digunakan untuk mengambil pembayaran obat.

c. Proses Pembayaran Obat

Prosedur ini dimulai dari supplier menyerahkan TTF kepada bagian keuangan. Kemudian bagian keuangan menyesuaikan dengan faktur yang diterimanya, setelah menyesuaikan faktur tersebut bagian keuangan membayar sejumlah uang kepada supplier dengan disertai copy fakturnya.

d. Proses Pembuatan laporan

Merupakan proses terakhir yang dilakukan oleh bagian gudang. Pembuatan laporan ini diambil dari faktur pembelian obat, yang selanjutnya akan diberikan kepada pimpinan. Pembuatan laporan ini biasanya dalam periode bulanan.


DAD (Diagram Alir Data)

Diagram alir data merupakan rangkaian simbol-simbol yang menyusun suatu prosedur dari sebuah sistem dengan menunjukan arus data ataupun dokumen-dokumennya. Kegiatan-kegiatan dalam sistem pembelian obat pada Apotik Keluarga Sehat Depok digambarkan dalam DAD.

Adapun DAD pada sistem berjalan adalah sebagai berikut :


Keterangan :

TTF : Tanda Terima Faktur

Sp : Surat Pesanan

LPO : Laporan Pembelian Obat


Diagram Konteks Sistem berjalan




Keterangan:

TTF = Tanda Terima Faktur

Sp = Surat Pesanan

LPO = Laporan Pembelian Obat


Diagram Nol Sistem Berjalan


Keterangan :

Sp = Surat Pesanan

Diagram Detail 1 Sistem Berjalan



Spesifikasi Program


Pemasalahan Pokok

Setelah mengamati dan melihat system berjalan pada Apotik Keluarga Sehat, penulis melihat adanya permasalahan-permasalahan sebagai berikut:

1. Untuk melihat persediaan obat masih dilakukan secara manual dan data-datanya masih disimpan dalam arsip

2. Sistem berjalannya masih dilakukan secara manual, dinman data-datanya disimpan dalam arsip, sehingga sering terjadi pencatatan data yang berulang-ulang dan pengolahan datanya menjadi lambat.

Alternatif Pemecahan Masalah

Setelah kita mengetahui permasalahan diatas, maka kita harus mencari jalan keluar agar didapatkan hasil yang maksimal untuk memecahkannya. Karena Apotik merupakan salah satu sarana penyalur obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh orang banyak, maka penulis mencoba memberikan alternatif beberapa pemecahan masalah guna mengatasi masalah tersebut diatas:

1. Diperlukan pengganti sistem manual menjadi sistem komputerisasi agar tidak terjadi pencatatan data yang rangkap. Dengan demikian pengolahan data dapat lebih cepat diselesaikan.

2. Untuk mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan, sebaiknya dilakukan penambahan karyawan.


Kesimpulan

Akhir kata dalam penulisan Makalah pada penutup ini penulis mencoba menyimpulkan dari seluruh pokok bahasan yang ada dalam penulisan Makalah ini yaitu tentang pembelian obat secara tunai menurur analisa yang dilakukan oleh penulis, dari segi struktur dan fungsi organisasi dapat dikatakan bahwa organisasi dalam instansi tersebut telah melakukan tugasnya dengan baik. Tetapi pelaksanaanya masih menggunakan system manual terdapat beberapa kekuranagn. Untunk menutupi kekurangan tersebut diperlukannya penggunaan sarana yang sudah terkomputerisasi guna mendukung kelancaran kegiatan.

Dengan ini penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut:

1. Adanya kerancungan yang diakibatkan sistem manual sehingga dapat terjadi kerangkapan data.

2. Masih menggunakan sistem arsip yang mengakibatkan keamanan kurang terjamin serta kurang efektif bila terjadi peremajaan terhadap data.

3. Dalam media penyimpanan masih menggunakan media kertas yang sewaktu-waktu akan menjadi rusak.


Referensi :

Mega Fitriantiningsih

Mempercepat Firefox

1.ketik "about:config" pada address bar lalu enter kemudian
Scroll down , cari entry:

network.http.pipelining
network.http.proxy.pipelining
network.http.pipelining.maxrequests

Secara Normal browser akan membuat satu permintaan halaman web dalam satu waktu. Saat pipelining dibuat enable akan membuat permintaan akses beberapa kali dan ini akan meningkatkan kecepatan membuka halaman..

2. Yang harus di rubah sebagai berikut:

Set "network.http.pipelining" jadi "true"
Set "network.http.proxy.pipelining" jadi "true"
Set "network.http.pipelining.maxrequests" ke nomor misal 30. Ini berarti dalam satu waktu meminta sebanyak 30 kali. (Jangan merubah angka melebihi 30, sebab beberapa situs akan menganggap anda flood dan ip malah di banned kan celaka bro hehehhehehehe...)

3. Terakhir klik kanan di mana aja dan pilih New-> Integer. Beri nama "nglayout.initialpaint.delay" dan beri nilai "0". Nilai ini memberikan jeda waktu browsing menunggu sebelum memberikan reaksi atas informasi yang diterima..

Semoga bermanfaat